Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro terus memperluas kerja sama internasional sebagai bagian dari pengembangan pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri. Salah satu upaya yang sedang diinisiasi adalah Program 3+1+1 bersama Tunghai University, Taiwan.
Dalam skema ini, mahasiswa direncanakan menempuh tiga tahun pertama di UNDIP, kemudian melanjutkan satu tahun di Tunghai University untuk menyelesaikan pendidikan sarjana, dengan peluang melanjutkan satu tahun berikutnya pada jenjang magister. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik internasional, meningkatkan kemampuan adaptasi, serta memperluas jejaring profesional.
Inisiatif tersebut digerakkan oleh dosen TRKI, yaitu Dr. (cand.) Abdullah Malik Islam Filardli, S.T., M.T., Anggun Puspitarini Siswanto, Ph.D., Hermawan Dwi Ariyanto, Ph.D., dan Yusuf Ma’rifat Fajar Azis, S.T., M.T. Penjajakan kerja sama kemudian berkembang melalui komunikasi dengan Tunghai University serta dukungan Program Studi dan Sekolah Vokasi UNDIP.
Pembahasan kerja sama semakin diperkuat melalui kunjungan Prof. Yoong Kit Leong dan Prof. Kuan Ting Lee dari Department of Chemical and Materials Engineering, Tunghai University. Pertemuan tersebut membahas peluang student mobility, staff mobility, guest lecture, serta penelitian bersama.
Menurut Dr. Mohamad Endy Julianto selaku Ketua Program Studi TRKI, Program 3+1+1 sejalan dengan Global Employability Ecosystem sebagai salah satu pilar transformasi Sekolah Vokasi UNDIP. Program ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan pendidikan, pengalaman industri, dan kesiapan mahasiswa menghadapi lingkungan kerja global.
Melalui kolaborasi ini, TRKI UNDIP dan Tunghai University diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman akademik internasional sekaligus memperluas jejaring di bidang pendidikan dan industri.